RESUME MATERI PKKMB DAY 2
Pemateri 1: Pak Ainun Najib
Judul: Perguruan Tinggi Di Era Digital dan Revolusi Industri
AI adalah teknolgi digital baru yang ada di Indonesia. AI umumnya berupa aplikasit seperti chat gpt dan lain-lain. Analogi AI sama seperti ditemukannya era listrik. AI dikalangan mahasiwa harud digunakan dengan sebaik-baiknya dan tidak menyalahgunakan AI. AI juga bisa menjadi teman curhat kita. Di jangka panjang AI akan semakin canggih. AI tidak bisa digantikan oleh manusia. AI itu cerdas tapi dia tidak bisa secerdik layaknya manusia. AI basicnya adalah untuk mengakses teknologi. Adapun kekurangan AI,yaitu AI tidak bisa menciptakan sesutau yang baru, AI tidak mempunyai rasa kemanusiaan, AI bisa meniru kata-kata dan ucapan tetapi AI tidak bisa seperti manusia. AI juga mempunyai pembagian kuadran. Sebisa mungkin kita jangan masuk ke dalam kuadran yang tidak mempunyai kreativitas. Kalau kita bekerja di rumah sakit maka kita harus mempunyai rasa kemanusiaan.
Pemateri 2: Prof. Dr. Haryono Umar, SE, Ak, M.Sc., CA
Judul: Generasi Muda Berintergritas Anti Korupsi
Kita harus menjadi orang yang mempunyai intergritas. Orang-orang yang mencari ilmu maka dia masih mempunyai intergritas. Korupsi kembali mengguncang tanah air Indonesia. Korupsi sangat berdampak ke seluruh Indonesia. Korupsi harus ditegakkan dengan hukum-hukum yang sudah ditentukan. Korupsi juga dapat merusak lingkungan sekitar dan merusak pasar. Korupsi berdampak pada, pelanggaran HAM, menurunnya SDM, merusak proses demokrasi, meruntuhkan hukum. Cara agar terhindar dari korupsi adalah, melawan hukum yang merugikan negara, suap-menyuap, pemerasan dana. Kita harus menanamkan karakter partisipasi bangsa untuk menghindari korupsi.
Pemateri3: KH Ma'ruf Khozin
Judul: Mencetak Mahasiswa Unusa Sebagai Generasi Aswaja An-Nahdliyah
Ahli sunnah adalah sesuatu yang sudah bermadzab. Kalau ada orang sudah mempunyai sunnah tapi tidak ingin bermadzab maka orang itu bukan islam. NU memicu pola pikir dan sikap. Ada 2 contoh NU, Fikrah Tawassathiyah ( Pola Pikir Moderat), dan Fikrah Tasamuhiyah ( Pola Pikir Toleran). NU juga mempunyai kebiasaan, yaitu membaca surat yasin setiap malam jum'at, berziarah ke makam, bersolawat, dan biasanya kalau sholat memakai qunut.

Komentar
Posting Komentar